Pendis - Penerapan Kurikulum 2013 segera diterapkan, dan tinggal menunggu waktu dalam pelaksanaannya. Perubahan isi kurikulum ini diharapkan dapat menghasilkan kualitas peserta didik lebih baik.

Harapan ini juga ditekankan pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), yang lebih menguatkan sisi moral dan akhlak siswa.

Harapan itu disampaikan oleh salah seorang tim penyusun Kurikulum 2013 Nurlena Rifa`i, dalam "Seminar Menyongsong Implementasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) 2013" di Jakarta, Senin (6/5).

"Selama ini peserta didik hanya diajarkan aspek dogmatis dalam pemahaman agama dan praktik ibadah, tanpa ada penguatan moral akhlak serta pendidikan karakter," kata Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta ini, Senin (6/5).

Ia menjelaskan, dalam Kurikulum 2013, guru dituntut memiliki metode pembelajaran PAI yang tidak lagi menjenuhkan dan terlalu dogmatis.

Guru PAI di Kurikulum 2013 dituntut melakukan pengawasan moral dan akhlak yang terintegrasi. Penilaian tidak hanya pada kemampuan kognitif di nilai PAI saja, tapi juga sisi afektif dan psikomotorik siswa.

"Berpatokan pada kompetensi inti Kurikulum 2013, guru PAI dituntut menjadi contoh sekaligus menyenangkan," ujar Nurlena menerangkan.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama Nur Syam mengatakan, perbedaan PAIdi Kurikulum 2013 ada pada tematik integratif, yakni, penekanan nilai keagamaan yang tidak hanya terpaku pada khusus mata pelajaran PAI, tapi juga terintegrasi pada seluruh mata pelajaran yang diajarkan.

Selanjutnya Nur Syam mengatakan penguatan moral dan akhlak akan diterapkan secara menyeluruh, sehingga siswa diajarkan norma dan nilai keagamaan di seluruh mata pelajaran.

"Pada mata pelajaran PAI ini juga akan lebih banyak dimasukkan aspek budi pekerti, yang sebenarnya sudah terintegrasi dalam muatan materi akhlak," ungkapnya

Dirjen Pendis selanjutnya mengatakan, "Untuk penguatan akhlak PAI di Kurikulum 2013, ada metodologi atau proses yang disebut habituasi moral dan perilaku yang sangat ketat."

Proses habituasi atau pembudayaan nilai moral dan akhlak ini memosisikan guru sebagai pemantau. Proses ini diharapkan dapat menguatkan sisi moral dan akhlak peserta didik pada Kurikulum 2013.

Tuntutan Kurikulum 2013 lebih menekankan pada moral dan akhlak peserta didik didasarkan pada fakta yang terjadi saat ini.

Nur Syam menyebutkan, beberapa kasus terkait moral dan akhlak seperti kekerasan, pelecehan oleh pendidik kerap terjadi. Bahkan, ada kasus pembunuhan telah dilakukan oleh peserta didik.
(ra/berbagai sumber)
Read more

Assalamu’alaikum wr. wb. Puji Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas Karunia dan Ridho Allah semata. Semoga kita semua dalam menjalankan tugas sehari-hari selalu diberikan kesehatan, kemudahan dan kesuksesan. Amin.

Seksi Pendidikan Agama Islam Kemenag Kabupaten Malang Jawa Timur semakin bertambah usia akan selalu berbenah diri dalam rangka meningkatkan pelayanan serta mengikuti perkembangan di zaman yang semakin kompetetif.

Di era globalisasi sekarang ini regulasi dan pola tingkah laku manusia, dalam penggunaan perangkat IT sudah menjadi standar pelayanan publik. Didasari dengan perkembangan tersebut kami semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui website kami  http://pais-kabmalang.blogspot.com/ sebagai jawaban dan wujud komitmen kami dalam meningkatkan pelayanan masyarakat. 

PAIS Kementerian Agama Kab Malang, adalah seksi terbaru dari nomenklatur baru PMA 13 tahun 2012. Seksi PAIS atau Pendidikan Agama Islam adalah perubahan dari semula Seksi MAPENDA dijadikan 2 seksi yaitu Seksi pendidikan Madrasah (Seksi PENDMA) dan Seksi Pendidikan Agama Islam (Seksi PAIS). Seksi Pendma menangani masalah Madrasah, sedangkan Seksi PAIS menangani guru agama yang berada di Sekolah (TK/Paud, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB).

Sejak tanggal 28 Nopember 2016 saya dilantik pada PAIS Kabupaten Malang telah mulai mengumpulkan data-data agar dapat segera memetakan berbagai permasalahan untuk selanjutnya sebagai acuan program. Mohon do'a restu kepada semuanya, agar setiap langkah senantiasa dalam naungan dan ridlo Alloh SWT.          

Besar harapan kami kehadiran website ini dapat meningkatkan performa Seksi PAIS dalam pelayanan publik, di samping itu saran dan kritik dapat pula melalui e-mail : paiskabmalang@gmail.com yang sangat kami harapkan untuk kesempurnaan layanan berbasis IT yang kami tawarkan.

Terima kasih kepada semuanya,

Wassalamu’alaikum wr. wb.
Kepala Seksi PAIS Kementrian Agama Kabupaten Malang
Dr. Muhammad Arifin, M.Pd
NIP. 19681012 1999031002
Read more

Latar Belakang

Pendidikan agama merupakan bagian penting dalam pendidikan untuk membentuk insan kamil. Agama islam sebagai bagian dari sejumlah agama didunia, merupakan agama yang mempunyai pandangan hidup bahwa dunia adalah sesuatu yang fana dan permaianan belaka. Manusia beragama akan lebih mementingkan kehidupan akhirat sehingga ia akan menjadikan dunia ini sebagai lapangan kebajikan untuk memperoleh kehidupan yang sempurna di akhirat kelak.
Read more
Read more
Read more
Jakarta (Pinmas)—Guna mengimplementasikan kurikulum baru tahun depan, Kementerian Agama sudah mulai menyusun rencana anggaran. Anggaran penerapan kurikulum baru tahun depan sekitar Rp 300 miliar.
Hal itu diungkapkan Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Nur Syam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR-RI, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/5).

Read more
Jakarta (Pinmas) —- Puluhan guru dari Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) melakukan aksi unjuk rasa di kantor Kementerian Agama Jalan Lapangan Banteng 3-4 Jakarta Pusat, Senin (20/5). Dirjen Pendidikan Islam Prof Dr Nur Syam menemui dan menjelaskan kebijakan tentang anggaran pendidikan bagi para guru di lingkungan Kemenag.
Read more

Copyright © 2013, PAIS Kabupaten Malang Jawa Timur Allrights Reserved - ReDesigned by ariessoftware